Tag Archives: anggota

Presiden di Istana Bogor, beri pengarahan pada belasan duta besar

Presiden di Istana Bogor, beri pengarahan pada belasan duta besar

Jakarta (ANTARA News) – Istana Bogor di Jawa Barat menjadi tempat Presiden Susilo B Yudhoyono beraktivitas untuk sementara waktu. Dia berkantor di Istana Bogor mulai Senin.

Salah satu agenda kerjanya pada Senin ini adalah memberi pengarahan kepada 14 perwakilan resmi Indonesia di negara-negara mitra strategis. Informasi Biro Pers dan Media Rumah Tangga Kepresidenan  dimulai pukul 13.00 WIB di Ruang Garuda Istana Kepresidenan Bogor.

Perwakilan Indonesia di negara-negara mitra strategis itu di antaranya adalah duta besar Indonesia untuk Australia, Afrika Selatan, China, Brasil, dan India.

Sebelumnya, pada Kamis (23/2), Yudhoyono juga telah memberikan pengarahan kepada seluruh duta besar Indonesia yang ditugaskan di negara sahabat pada rapat kerja di Kementerian Luar Negeri.

Dalam arahannya saat itu, Kepala Negara meminta para perwakilan Indonesia di luar negeri memiliki rasa percaya diri dan mentalitas sebagai diplomat dari negara terbesar di Asia Tenggara yang sedang tumbuh.

Setelah pengarahan kepada 14 duta besar Republik Indonesia yang ditempatkan di negara mitra strategis, agenda Presiden Yudhoyono pada Senin dilanjutkan dengan menerima tim seleksi calon anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Tim seleski calon anggota KPU dan Bawaslu itu menurut rencana akan diterima Presiden pada pukul 16.00 WIB di ruang teratai Gedung Induk Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat.

presiden, istana, bogor, istana bogor, pada, duta, besar, duta besar, pengarahan, presiden istana, beri, bogor beri, beri pengarahan, pengarahan pada, belasan, pada belasan, belasan duta, berkantor istana, english presiden, imunisasi, anggota, pulang, pemerintah, diharapkan pulang, federasi, serikat, federasi serikat, pekerja, serikat pekerja, bogor presiden, presiden diplomat, diplomat indonesia, indonesia harus, harus percaya, tersentuh, yudhoyono tersentuh, saksikan, tonton, presiden, menanti, keberanian, menanti keberanian, keberanian pemerintah, batasi, masyarakat harus, dilibatkan, harus dilibatkan, farma menjadi, menjadi anggota, presiden, beraktivitas, yudhoyono beraktivitas, beraktivitas untuk, sementara, diplomasi, yudhoyono diplomasi, luar, negeri indonesia, memerlukan, eksistensi diplomat, diplomat yang, tangguh, penuh, percaya, diri sebagaimana, telah, dinyatakan, dinyatakan yudhoyono, perwakilan indonesia, asia, kepada, pengarahan kepada, mitra, strategis, mitra strategis, kepresidenan, kepala negara, meminta, para, meminta para, para perwakilan, indonesia luar, negeri memiliki, rasa, percaya, mentalitas, diri mentalitas, sebagai diplomat, dari negara, terbesar, asia, tenggara, yang, sedang, tumbuh, terkait presiden, istana kepresidenan, bogor, indonesia yang, calon,

Pelajar SMP Gelar Pesta Seks di Sekolah

Pelajar SMP Gelar Pesta Seks di Sekolah

GUNUNGKIDUL – Dunia pendidikan kembali tercoreng. Empat orang pelajar SMP di Gunungkidul, Yogyakarta, menggelar pesta miras dan seks, di sebuah sekolah. Yang menarik, miras tersebut diperoleh dari warung milik seorang anggota polisi.

Dari informasi yang dihimpun, kejadian bermula saat sepulang sekolah Jumat 28 Oktober kemarin, E (14), Tt (16), dan Yy (15), berkumpul di sebuah kuburan desa Baleharjo, Wonosari. Ketiganya lantas membeli miras jenis ciu yang dicampur dengan minuman bersoda.

“Awalnya kami nongkrong, lalu disuruh yahya membeli ciu aya beli di warungnya pak polisi namanya pak Azis,” kata Tt, dihadapan petugas, Sabtu (29/10/2011).

Setelah itu, Yy menyuruh keduanya menjemput salah seorang teman wanitanya, Rus (15), untuk diajak bergabung dalam pesta miras itu. Rus pun datang dan karena takut ketahuan orang sekitar, keempat bocah itu pindah ke kuburan Cina yang letaknya jauh lebih sepi, di desa Jeruksari.

Saat mabuk berat, keempatnya kembali pindah di SMPN 2 Karangmojo ”Di sana kami meneruskan minum, dan menghabiskan dua botol, kemudian kami pindah ke sekolah, karena Rus diajak latihan Basket oleh Va temannya,” ujar dia.

Melihat salah satu ruang kelas tidak dikunci, keempatnya berinisiatif masuk. Sementara untuk mengelabuhi warga, mereka membiarkan Va bermain basket sendiri.

Tt menambahkan, saat keempatnya “berpesta” E berinisiatif merekam adekan tidak senonoh itu menggunakan telepon genggam.”Yy, dan Rus ‘main’, saya dan E hanya mengamati, dan kemudian diajak untuk ikut,” tuturnya.

Hal senada disampaikan E. Bocah yang masih duduk di kelas II SMP pun mengaku hanya melihat Yh melakukan adegan tersebut. Dia kemudian diminta untuk menyalakan video di HP yang dibawanya. ”Saya memang merekamnya,” ucapnya.

Pelajar, SMP, Gelar, Pesta, Seks, Sekolah GUNUNGKIDUL, Dunia, pendidikan, kembali, tercoreng, Empat, orang, pelajar, SMP, Gunungkidul, Yogyakarta, menggelar, pesta, miras, seks, sebuah, sekolah, warung, milik, anggota, polisi, desa, Baleharjo, Wonosari, lantas, membeli, miras, jenis, ciu, campur, Jeruksari, minuman, bersoda, berita dunia, berita sosial, berita terkini, berita antarabangsa, berita skandal, berita indonesia, berita indon, berita gambar, berita foto

Kadar warga lepaskan kerakyatan rendah

singapura, cyberita, mereka, kerakyatan, yang, warga, untuk, encik, sebab, melepaskan, melepaskan kerakyatan, keluarga, atau, dengan, negara, demikian, mendapatkan, kerakyatan mereka, tidak, dilahirkan, sini, dilahirkan sini, kerakyatan singapura, secara, bagi, sama, berhijrah, atas, berbuat, berbuat demikian, rendah, menteri, pelbagai, warga singapura, setiap, tidak dilahirkan, kata, dalam, kalangan, warga yang, tempoh, tersebut, penduduk, tetap, penduduk tetap, tiada, kami, depan, peratus, lepaskan, lepaskan kerakyatan, sesetengah, daripada, pemohon, berhijrah atas, atas sebab, sebab keluarga, kerana, keluarga kerana, berkahwin, kerana berkahwin, berkahwin atau, atau untuk, bersatu, untuk bersatu, bersatu dengan, anggota, dengan anggota, anggota keluarga, luar, keluarga luar, luar negara, sementara, negara sementara, sementara yang, lain, yang lain, pula, lain pula, pula berbuat, demikian untuk, untuk mendapatkan, sekitaran, mendapatkan sekitaran, kehidupan, sekitaran kehidupan, berbeza, kehidupan berbeza, parlimen, kadar, pelbagai sebab, sekitar, tahun, yang melepaskan, yang tidak, lebih, menjawab, sebab mereka, memberi, beliau, encik beliau, bahawa, semua, perlu, jika, mereka melepaskan, menjadi, menjadi penduduk, kata encik, permohonan, setiap permohonan, mendapatkan kerakyatan, tinggal, tempoh tinggal, tinggal singapura, bertanya, bertanya sama, sebarang, trend, ketara, trend ketara, ketara kalangan, halal, pusat, polis

Kadar warga lepaskan kerakyatan rendah

SEKITAR 1,200 warga Singapura melepaskan kerakyatan mereka setiap tahun antara 2007 dengan tahun lalu.

Daripada jumlah itu, seramai 300 tidak dilahirkan di sini tetapi memperoleh kerakyatan Singapura, kata Timbalan Perdana Menteri merangkap Menteri Ehwal Dalam Negeri, Encik Teo Chee Hean, semalam.

Namun, secara keseluruhan, kadar mereka yang melepaskan kerakyatan di kalangan kededua warga yang tidak dilahirkan di sini dan warga yang dilahirkan di sini adalah rendah sepanjang tempoh tersebut – sekitar 0.1 peratus atau lebih rendah.

Encik Teo mendedahkan demikian sebagai menjawab pertanyaan Dr Lim Wee Kiak (GRC Nee Soon), yang ingin tahu berapa ramai warga Singapura yang melepaskan kerakyatan mereka merupakan warga baru dan sebab-sebab mereka berbuat demikian.

Dalam responsnya, Encik Teo memberi pelbagai sebab mereka berhijrah.

‘Sesetengah berhijrah atas sebab keluarga – kerana berkahwin atau untuk bersatu dengan anggota keluarga di luar negara, sementara yang lain pula berbuat demikian untuk mendapatkan sekitaran kehidupan berbeza,’ ujar Encik Teo.

Beliau menambah bahawa semua warga Singapura dan penduduk tetap (PR) yang memiliki flat HDB perlu menjual hartanah mereka itu jika mereka melepaskan kerakyatan mereka atau berhenti menjadi penduduk tetap.

‘Tiada pengecualian bagi peraturan ini,’ kata Encik Teo.

Beliau turut memberi jaminan bahawa setiap permohonan bagi mendapatkan kerakyatan Singapura dinilai secara teliti.

‘Setiap permohonan untuk menjadi penduduk tetap atau mendapatkan kerakyatan Singapura diteliti secara menyeluruh berdasarkan pelbagai kriteria, termasuk sumbangan ekonomi, kelulusan, umur, profil keluarga dan tempoh tinggal di Singapura.

‘Kami menilai sama ada pemohon mampu menyumbang dan berintegrasi dengan baik ke dalam masyarakat kita,’ kata Encik Teo.

Dr Lim kemudian bertanya sama ada terdapat sebarang trend ketara di kalangan 300 warga yang tidak dilahirkan di sini dan melepaskan kerakyatan mereka tersebut.

Contohnya, negara asal mereka, tempoh tinggal di Singapura dan sama ada mereka mempunyai anak yang perlu menjalani Perkhidmatan Negara (NS).

Dr Lim juga bertanya sama ada sebarang penalti dikenakan ke atas mereka apabila mereka melepaskan kerakyatan Singapura.

Encik Teo menjawab tiada trend ketara di kalangan golongan tersebut.

singapura, cyberita, mereka, kerakyatan, yang, warga, untuk, encik, sebab, melepaskan, melepaskan kerakyatan, keluarga, atau, dengan, negara, demikian, mendapatkan, kerakyatan mereka, tidak, dilahirkan, sini, dilahirkan sini, kerakyatan singapura, secara, bagi, sama, berhijrah, atas, berbuat, berbuat demikian, rendah, menteri, pelbagai, warga singapura, setiap, tidak dilahirkan, kata, dalam, kalangan, warga yang, tempoh, tersebut, penduduk, tetap, penduduk tetap, tiada, kami, depan, peratus, lepaskan, lepaskan kerakyatan, sesetengah, daripada, pemohon, berhijrah atas, atas sebab, sebab keluarga, kerana, keluarga kerana, berkahwin, kerana berkahwin, berkahwin atau, atau untuk, bersatu, untuk bersatu, bersatu dengan, anggota, dengan anggota, anggota keluarga, luar, keluarga luar, luar negara, sementara, negara sementara, sementara yang, lain, yang lain, pula, lain pula, pula berbuat, demikian untuk, untuk mendapatkan, sekitaran, mendapatkan sekitaran, kehidupan, sekitaran kehidupan, berbeza, kehidupan berbeza, parlimen, kadar, pelbagai sebab, sekitar, tahun, yang melepaskan, yang tidak, lebih, menjawab, sebab mereka, memberi, beliau, encik beliau, bahawa, semua, perlu, jika, mereka melepaskan, menjadi, menjadi penduduk, kata encik, permohonan, setiap permohonan, mendapatkan kerakyatan, tinggal, tempoh tinggal, tinggal singapura, bertanya, bertanya sama, sebarang, trend, ketara, trend ketara, ketara kalangan, halal, pusat, polis