Tag Archives: kerjasama

Rusia operasikan pesawat baru pada 2020

rusia, pesawat, 2020, baru, rusia operasikan, pesawat baru, pada, 2020 antaranews, gantikan, elint pada, pada 2014, tahun, tolak, iran tolak, pasok, minyak, yunani iran, pesawat tempur, 25sm, news, sukhoi, ekonomi, olahraga, drik, antara, sukhoi untuk, indonesia rusia, kerjasama, rusia kerjasama, serta, memiliki, hiburan, antara news, nasional, warta, bumi, warta bumi, masih, komentar, terkini, bisnis, rusia akan, kata, 2020 kata, artikel, tempur teknologi, generasi, teknologi generasi, kelima, generasi kelima, kelima rusia, rusia masih, masih dalam, persiapan, dalam persiapan, menuju, persiapan menuju, produksi, menuju produksi, operasi, produksi operasi, wikipedia, operasi wikipedia, twitter, umum, info, hidup, foto, 2012, kemampuan, lebih, meter,pesawat, tempur 25sm, kepada, 25sm kepada, angkatan, kepada angkatan, udara, angkatan udara, udara rusia, dimulai, akan dimulai, dimulai pada, juru, kata juru, bicara, juru bicara, kolonel, bicara kolonel, pesawat serang, darat, serang darat, frogfoot, tinggi, drik pesawat, pesawat yang, modern, modern serta, 25sm yang, dari, lebih dari, terbang, kilometer, oleh, satu, oana,

Rusia operasikan pesawat baru pada 2020

Moskow (ANTARA News) – Pengiriman pesawat tempur SU-25SM kepada Angkatan Udara Rusia akan dimulai pada 2020, kata juru bicara AU Kolonel Vladimir Drik.

“Sejumlah unit di AU akan menerima pesawat tersebut pada 2020,” kata Drik pada Senin.

Dia mengatakan AU akan mengganti pesawat serang darat Sukhoi 25SM Frogfoot yang berkemampuan tinggi secara bertahap.

Menurut Drik pesawat yang baru itu akan memenuhi kebutuhan di medan tempur modern serta mengadopsi elemen teknologi siluman dan mampu mengusung segala ukuran persenjataan taktis.

Su-25SM juga memiliki radar yang modern serta sistem navigasi yang canggih.

Sementara itu Rusia akan melanjutkan peningkatan kemampuan pesawat serang darat Su-25 yang lama menjadi versi Su-25SM yang memiliki tingkat selamat yang lebih baik dan kemampuan tempur mumpuni.

Saat ini AU Rusia memiliki lebih dari 30 Su-25SM yang beroperasi dan berencana untuk meningkatkan kemampuan sekitar 80 Su-25S hingga 2020, tambah Drik.

Pesawat yang bermesin ganda tersebut memiliki rentang sayap sepanjang 14,36 meter dan panjang 15,33 meter serta tinggi 4,80 meter.

Pesawat dapat terbang dengan kecepatan 950 kilometer per jam dengan radius tempur sejauh 375 kilometer.

Su-25 yang mendapat julukan “Frogfoot” oleh Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) memiliki 11 cantelan senjata untuk beragam bom serta roket serta satu senapan canon GSh-30-2 dengan 250 peluru berdiameter 0,30 milimeter, demikian RIA Novosti-OANA.

rusia, pesawat, 2020, baru, rusia operasikan, pesawat baru, pada, 2020 antaranews, gantikan, elint pada, pada 2014, tahun, tolak, iran tolak, pasok, minyak, yunani iran, pesawat tempur, 25sm, news, sukhoi, ekonomi, olahraga, drik, antara, sukhoi untuk, indonesia rusia, kerjasama, rusia kerjasama, serta, memiliki, hiburan, antara news, nasional, warta, bumi, warta bumi, masih, komentar, terkini, bisnis, rusia akan, kata, 2020 kata, artikel, tempur teknologi, generasi, teknologi generasi, kelima, generasi kelima, kelima rusia, rusia masih, masih dalam, persiapan, dalam persiapan, menuju, persiapan menuju, produksi, menuju produksi, operasi, produksi operasi, wikipedia, operasi wikipedia, twitter, umum, info, hidup, foto, 2012, kemampuan, lebih, meter,pesawat, tempur 25sm, kepada, 25sm kepada, angkatan, kepada angkatan, udara, angkatan udara, udara rusia, dimulai, akan dimulai, dimulai pada, juru, kata juru, bicara, juru bicara, kolonel, bicara kolonel, pesawat serang, darat, serang darat, frogfoot, tinggi, drik pesawat, pesawat yang, modern, modern serta, 25sm yang, dari, lebih dari, terbang, kilometer, oleh, satu, oana,

Mengisi daya baterai pun bisa wireless

Mengisi daya baterai pun bisa wireless

Jakarta (ANTARA News) – Kemajuan teknologi memang semakin memudahkan manusia, kali ini mengenai pengisian daya baterai berbagai perangkat secara wireless alias tanpa kabel.

Dengan teknologi dan perangkat yang dikembangkan WiTricity Corp, Anda bisa mengisi daya baterai (re-charging) ponsel, games controller, laptop, bahkan kendaraan listrik hanya dengan koneksi wireless yang tidak membutuhkan kabel.

“WiTricity Corp bekerja untuk membuat masa depan ini satu kenyataan, mengembangkan teknologi kelistrikan wireless yang akan beroperasi aman dan efektif dalam jarak jangkauan dari centimeter hingga beberapa meter–dan akan mengirimkan listrik dari miliwatts hingga kilowatts,” tulis WiTricity dalam penjelasannya di website.

Dan menurut WiTricity perangkat ini aman bagi binatang piaraan maupun manusia, tingkat efisiensinya pun tinggi.

Komponen berbentuk kotak hitam menyerupai bingkai foto itu bisa menyalurkan listrik tanpa kabel ke perangkat-perangkat di rumah, meski di dalam ruang berbeda, dengan jarak tertentu sesuai daya jangkau alat itu.

WiTricity mengatakan perangkatnya itu sudah akan tersedia di pasar akhir tahun ini dan dalam dua tahun mendatang, teknologi serupa, dapat digunakan untuk mengisi daya baterai mobil listik. Akan menyusul untuk pemompa (kejut) jantung dan implan medis lainnya.

WiTricity hampir lima tahun menggunakan teknologi yang dikembangkan di MIT (Massachusetts Institute of Technology) yang memperluas jangkauan nirkabel pengisian induktif.

Teknologi serupa sebenarnya bukanlah hal baru. Nikola Tesla sudah mengenalkannya seratus tahun lalu, dan pengisi daya induktif untuk sikat gigi dan pengendali video games yang sekarang beredar luas.

Tetapi, pengisi daya induktif yang sudah ada di pasaran saat ini bekerja hanya dalam jarak yang sangat pendek dan memerlukan kontak fisik antara pengisi daya dengan perangkat elektronik, tidak jauh lebih nyaman dibanding mencolokkan kabel penghubung, tulis Technology Review.

WiTricity bersama IHI Corporation dan Mitsubishi Motor Corporation sepakat membentuk tim bersama untuk meneliti dan mengembangkan pengisian daya induktif untuk kendaraan listrik.

Tujuan kolaborasi itu untuk membuat kendaraan listrik lebih nyaman bagi pemiliknya, dengan mempercepat mempopulerkan dan menjamin ketersediaan pengisian nirkabel di rumah-rumah maupun di tempat-tempat parkir pusat pembelanjaan.

Sistem pengisian nirkabel memungkinkan tranfer energi dari sumber yang ditempatkan pada atau di bawah tanah untuk kendaraan yang dilengkapi perangkat penangkap energi.

Pengisian secara otomatis ketika kendaraan diparkir, tanpa kontak fisik antara kendaraan dan sumber pengisian.

Namun, kemampuan jarak jangkau yang dibutuhkan untuk pengisian lebih efisien masih terus dikembangkan

daya, akan, wireless, baterai, daya baterai, mengisi daya, bisa, baterai bisa, bisa wireless, jepang, untuk, semut, akan, lupa, musuhnya, lupa musuhnya, roket jepang, bekas roket, jatuh, jepang jatuh, musuhnya, kilogram kaki, hindia bekas, wireless, terbaru, teknologi, kilogram, tahan kilogram, samudera, jatuh samudera, hindia, samudera hindia, kerjasama, jepang kerjasama, kembangkan, kerjasama kembangkan, turbin, kembangkan turbin, angin, turbin angin, satu,

BPPT-Jepang kerjasama kembangkan turbin angin

BPPT-Jepang kerjasama kembangkan turbin angin

Jakarta (ANTARA News) – Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) bekerja sama dengan Jepang untuk mengembangkan teknologi turbin angin Tomonokaze yang mampu membangkitkan listrik dengan baik dari kondisi kecepatan angin yang rendah seperti di Indonesia.

“Berbeda dengan Eropa yang rata-rata kecepatan anginnya sampai 12 meter per detik, di Indonesia kecepatan anginnya hanya 3-6 m/detik,” kata Kepala BPPT Dr Marzan A Iskandar seusai Penandatangana nota kesepahaman (MoU) kerja sama dengan Jepang mengembangkan turbin angin Tomonokaze di Jakarta, Rabu.

Dengan kecepatan angin rendah, lanjut dia, turbin angin sulit berputar, atau kalaupun bisa berputar daya listrik yang dihasilkan sedikit, namun teknologi Tomonokaze mampu membuat turbin bisa berputar cepat meski dengan kecepatan angin 3-6 m/detik dan memberi daya yang juga lebih besar.

Karena itu pihaknya bersama Tomo Wind Energy akan menguji kelaikan teknologi tersebut di Taman Teknologi Terbarukan di pantai Baron Yogyakarta sebanyak satu unit dengan kapasitas 4 kW. Saat ini di taman tersebut sudah ada pembangkit listrik tenaga bayu/angin (PLTB) 15 kW, surya 36 kW dan biofuel 25 kW.

“Jika sudah dikembangkan sesuai dengan kondisi di Indonesia, Jepang berminat membangun industri turbin angin di Indonesia dengan material yang juga berasal dari Indonesia,” katanya.

Selama ini, ujarnya, untuk memenuhi kebutuhan energi yang dibangkitkan dari angin, Indonesia mengimpor turbin, karena BPPT (laboratorium aerogasdinamika dan getaran) dan Lapan hanya memenuhi pesanan-pesanan kecil saja dimana investasi yang diperlukan 8 dolar AS per Watt.

Saat ini Indonesia baru memanfaatkan energi angin sebesar kurang dari 2 MW, padahal potensinya 9.300 MW. Hanya saja potensi itu diakuinya tersebar di lokasi-lokasi terpencil misalnya di tepi pantai selatan Jawa dan Indonesia timur.

Sementara itu Deputi teknologi informasi energi dan material BPPT Dr Unggul Priyanto mengatakan keunggulan teknologi Tomonokaze terletak pada disainnya yang dilihat dari “blade” dan motornya, serta terletak pada materialnya yang ringan dan kuat dari bahan yang seluruhnya komposit.

Sementara itu, CEO Tomo Wind Energy Kazuki Nomoto mengatakan, pihaknya sudah mengembangkan teknologi turbin angin sejak 20 tahun lalu, sedangkan teknologi terbaru Tomonokaze adalah yang keempat.

“Teknologi ini sudah dicoba dan terpasang di Kyusu yang kondisi kecepatan anginnya sangat rendah, hanya 1 meter/detik, setinggi 6 meter. Namun turbin ini bisa berputar dengan cepat,” katanya sambil memperlihatkan foto.

Daya listrik yang dihasilkan dari PLTB ini, jelasnya, tergantung dari kecepatan anginya. Jika kecepatan angin hanya 4-5 m/ detik daya yang dihasilkan sekitar 10 kW per hari.

jepang, angin, turbin, bppt, turbin angin, kerjasama, bppt jepang, jepang kerjasama, kembangkan, kerjasama kembangkan, kembangkan turbin, akan, indonesia, berita, yang, investasi, teknologi, terbaru, untuk, angin bppt, angin antaranews, dengan, galaxy, lingkungan, internasional, baru, semut, samsung, ponsel, galaxy terbaru, dari, sepakbola, satu, roket, roket jepang, hukuman, cambuk, hukuman cambuk, cambuk untuk, pelaku, pelaku pelecehan, semut akan, lupa, akan lupa, musuhnya, lupa musuhnya, samsung akan, kenalkan, akan kenalkan, terbaru samsung, siswa, siswa indonesia, ikut, indonesia ikut, konferensi,