Tag Archives: milik spacex

Rusia Tolak Mentah-Mentah Pesawat Milik SpaceX di ISS

Rusia Tolak Mentah-Mentah Pesawat Milik SpaceX di ISS

MOSKOW (Berita SuaraMedia) – Rusia tidak mengijinkan pesawat luar angkasa komersial milik perusahaan Amerika Serikat SpaceX merapat ke stasiun luar angkasa internasional (ISS) hingga mereka dianggap memenuhi standar keamanan yang diperlukan.

Hal itu diungkapkan oleh Alexei Krasnov, Supervisor of Manned Missions Badan Antariksa Rusia, kepada kantor berita Rusia, seperti diberitakan Associated Press.

Krasnov mengatakan bahwa masalah keamanan harus dituntaskan terlebih dahulu sebelum kapsul SpaceX boleh merapat ke stasiun luar angkasa internasional, yang pengoperasiannya merupakan hasil kerja sama gabungan antara AS, Rusia, dan 14 negara lainnya.

SpaceX merupakan salah satu perusahaan swasta yang fokus bergerak di penerbangan luar angkasa, setelah pemerintah Amerika Serikat menyerahkan penerbangan misi luar angkasa kepada pihak swasta. Perusahaan ini didirikan pada 2002 oleh pengusaha internet asal Afrika Selatan, Elon Musk. Dalam sebuah uji coba pada 02 Juli 2011, lalu SpaceX berhasil meluncurkan pesawat luar angkasa Dragon mereka ke orbit dengan menggunakan roket Falcon 9.

Kabarnya, selama ini SpaceX telah mengeluarkan kocek sebesar US$600 juta (sekitar Rp 5,4 triliun) untuk pengembangan pesawat antariksa Dragon dan roket Falcon.

Sementara bagian tempat barang (trunk) yang terletak di bawah kapsul, bisa memuat kubik kargo tambahan dengan volume hingga 14 meter  kubik. Di bagian luar trunk ini, terdapat dua panel surya yang akan menyuplai energi bagi pesawat luar angkasa ini.

Sekedar diketahui, Roket Falcon 9 besutan SpaceX memiliki tinggi sekitar 55 meters (180 feet) dan lebar 3.6 meter (12 feet).

Sementara, pesawat luar angkasa Dragon terdiri dari kapsul dan tempat barang (trunk), yang panjang totalnya sekitar 6 meter (20 feet) serta kabin interior yang lebar maksimalnya sekitar 3 meter (10 feet).

Di bagian atas kapsul Dragon terdapat penutup (nose cap), yang akan terlepas setelah Dragon meninggalkan atmosfer bumi.

Kapsul Dragon dirancang untuk bisa memuat kargo maupun awak pesawat berjumlah hingga tujuh orang astronot.

Bagian kapsul mampu memiliki volume 7 meter kubik. Bagian luarnya dilengkapi dengan bagian thruster untuk bermanuver

Menurut Space.com, kapsul antariksa ini dinamai Dragon sesuai dengan judul sebuah lagu ‘Puff the Magic Dragon’ yang dinyanyikan oleh grup musik Peter, Paul and Mary.
Setelah pesawat luar angkasa AS pensiun, NASA akan sepenuhnya tergantung pada pesawat luar angkasa Soyuz milik Rusia untuk mengangkut astronot-astronot mereka dari dan ke stasiun luar angkasa Internasional (ISS).

Diperkirakan ini membutuhkan biaya lebih dari US$753 juta atau Rp 6,5 triliun per tahun. Atau sekitar US$63 juta Rp 543 miliar per kursi. Sementara, Elon Musk mengatakan, kapsul Dragon yang didesain mengangkut 7 astronot setiap saat dengan biaya sebesar US$20 juta per kursi atau US$140 juta per misi.

Selama ini, SpaceX yang bermarkas di California, telah mendapat restu dari NASA untuk mengirimkan kapsul berisi kargo ke ISS, yang rencananya akan berangkat pada akhir tahun ini. Namun, ijin tersebut juga butuh persetujuan dari pihak Rusia.

SpaceX sendiri akan menerbangkan sedikitnya 12 misi luar angkasa untuk membawa kargo ke dan dari stasiun luar angkasa internasional sebagai bagian dari kontraknya dengan NASA.

tolak, rusia tolak, tolak mentah, mentah pesawat, pesawat milik, milik spacex, space, angkasa internasional, bumi, astronot, manusia, robot, mobil, mainarea, pameran, lukisan, pameran lukisan, quran, digg, twitter, facebook, stumbleupon, tidak, serikat, amerika serikat, merapat, merapat stasiun, juga, password, afrika, angkasa milik, milik space, space dragon, milik perusahaan, perusahaan amerika, serikat spacex, spacex merapat, google pesawat, keamanan, krasnov, kepada, seperti, mengatakan, bahwa, harus, merupakan, lainnya, swasta, penerbangan, misi luar, pihak, elon, musk, elon musk, angkasa dragon, selama, selama spacex, telah, sebesar, triliun, tempat, barang, tempat barang, barang trunk, trunk yang, memuat, bisa memuat, volume, meter kubik, kubik bagian, terdapat, yang akan, lebar, sekitar meter, atas, dragon yang, mengangkut, mengangkut astronot,

Transformer, Mobil Terbang Canggih Tunggangan Militer AS

Transformer, Mobil Terbang Canggih Tunggangan Militer AS

HOUSTON (Berita SuaraMedia)  – Lembaga pengembangan teknologi militer AS atau The Defense Advanced Projects Agency (DARPA) segera meluncurkan progam pembuatan mobil terbang yang dinamakan Transformer (TX).

Seperti diberitakan laman Livescience.com, mobil terbang militer ini direncanakan akan mulai mengudara pada 2015.

Mobil yang bisa memuat empat tentara tersebut bisa mengudara seperti pesawat terbang, atau bisa melaju di jalanan dengan kemampuan seperti mobil SUV (sport utility vehicle).

Kendaraan ini bisa menjelajah 250 mil dengan hanya satu tangki bahan bakar. Hebatnya, kendaraan ini tak memerlukan landasan untuk mengudara.

DARPA, bagian dari Departemen Pertahanan Amerika Serikat  yang bertugas mengekspolorasi teknologi futuristik untuk aplikasi militer, saat ini mengadakan lokakarya ilmiah dan menerima proposal untuk mengembangkan prototipe mobil terbang ini. Batas waktu proposal hingga 27 Mei 2010.

Dengan Transformer (TX), tentara AS akan mampu menghindari ancaman-ancaman yang biasa ditemui dalam pertempuran, seperti penyergapan dan ranjau ledak yang dipasang untuk menghalangi jalan.

DARPA juga akan menguji TX dengan berbagai skrenario seperti unjuk rasa, huru-hara, pemberontakan, kontra intelijen, evakuasi medis, dan suplai logistik.

TX yang dibayangkan DARPA adalah mobil empat penumpang, bisa membawa muatan 1.000 pon, bisa berjalan di permukaan seterjal apapun seperti SUV, tapi bisa lepas landas dengan cepat secara vertikal (VTOL).

Mobil terbang TX juga harus bisa terbang setinggi 10.000 kaki. TX di udara adalah pesawat bermesin tunggal seperti Cessna atau Piper. TX bisa berubah dengan cepat dari mobil di darat menjadi pesawat.

Mobil terbang, TX juga harus memperhatikan keselamatan dan kenyamanan para penumpang. Tentu saja, harus dilengkapi rem.

DARPA menginginkan TX punya kemampuan untuk terbang dan mendarat otomatis, tanpa pilot, namun juga bisa dijalankan secara manual. Visibilitas mobil terbang TX, juga jadi salah satu prasyarat.

Selain itu, TX  harus bisa berjalan di medan jalan apapun, bisa digunakan untuk misi penyelamatan. Bentuk TX yang dibayangkan tak terlalu tinggi, beroda empat dan tahan peluru.

DARPA mengatakan perusahaan milik militer itu akan mempertimbangkan proposal  yang memuat teknologi, hybrid, punya baterai cadangan, struktur sayap yang adaptif, ada  sistem penggerak kipas, bahan ringan dan sensor canggih.

Pentagon telah menganggarkan $ 54 juta untuk mengembangkan konsep mobil terbang.  Kepada TechNews Daily, juru bicara DARPA menyatakan perlu  empat tahun untuk mengembangkan prototipe ini.

transformer, transformer mobil, terbang canggih, tunggangan, canggih tunggangan, tunggangan militer, teknologi,rusia, milik spacex, solar, impulse, solar impulse, impulse pesawat, tenaga, pesawat tenaga, surya, tenaga surya, lintasi, surya lintasi, langit, lintasi langit, langit eropa, honda, ciptakan, honda ciptakan, sendi, ciptakan sendi, robotic, sendi robotic, robotic untuk, gantikan, untuk gantikan, gantikan kaki, kaki manusia, siap, jepang siap, pasarkan, siap pasarkan, pasarkan robot, pembaca, robot pembaca, pikiran, pembaca pikiran, 2013, 2013 pemerintah, targetkan, pemerintah targetkan, bangun, targetkan bangun, industri, bangun industri, nano, industri nano, nano teknologi, skarp, desain, skarp desain, dapur, desain dapur, dapur masa, depan yang,